Bapak Proklamator Republik Indonesia Tidak Doyan Petai & Jengkol

Bapak Proklamator Republik Indonesia Tidak Doyan Petai & Jengkol

KABARTERHEBOH.COM Bapak Proklamator Republik Indonesia Tidak Doyan Petai & Jengkol. Petai dan Jengkol merupakan makanan favorit masyarakat Indonesia yang populer di jadikan lalapan. Biasanya masyarakat menikmati petai dan jengkol sebagai menu pelengkap makan seperti sambal belacan.

Daftar Slot Online

Namun mendiang Bapak Proklamator Presiden Soekarno tidak menyukainya petai & jengkol, Ini alasannya. Kedua tanaman tersebut mampu tumbuh dengan subur di daerah kering di indonesia. Selain di Indonesia petai dan jengkol juga populer di beberapa negara Asia Tenggara seperti malaysia, thailand, singapore dan myanmar.

Jadi makanan favorit orang Indonesia tapi siapa sangka Presiden Republik Indonesia yang di juluki sebagai Bapak Proklamator ini tak doyan menyukainya. Padahal Soekarno sangat mencintai kuliner Indonesia dan Kecintaannya pada kuliner Indonesia pun di tulis dalam buku berjudul Mustika Rasa. Namun tidak sangka Soekarno tidak menyukai 2 jenis petai dan jengkol.

Alasannya sederhana karena Soekarno tak ingin kamar mandinya menjadi bau aroma. Mengingat petai dan jengkol merupakan makanan yang dapat menimbulkan aroma tajam usai memakannya.

Hal ini pernah di ceritakan oleh Gani Kapau Gani Menteri Perhubungan di masa jabatan Soekarno kala itu. Saat itu Adnan mengajak Soekarno untuk makan siang bersama sama. Menu makan siangnya di suguhkan petai dan jengkol lalu kemudian Gani mengajak Soekarno untuk memakan petai dan jengkol, tapiSoekarno menolaknya.

potret-sukarno-bapak-bangsa-yang-disegani-tokoh-tokoh-dunia-8

Kata soekarno Aku anti petai dan jengkol. Jij (kamu) kan tahu kalau aku tidak mau kamar mandiku bau,ujar Soekarno kala itu. Aaaahhhh Bung buat apa toh anti sama petai dan jengkol mereka toh bukan kapitalisme of kolonialisme. Bahkan itu adalah sayuran juga makanan asli rakyat Indonesia! Sesekali Bung cobalah untuk rasakan nikmatnya dan itu baik sekali buat Bung punya nier ginjal, ujar Gani.

Baca juga : TKW Kerja di Taiwan Sukses Bangun Rumah Jelek Menjadi Istana Impian

Mengingat Soekarno memang memiliki keluhan pada ginjalnya bahkan pada jamuan makan siang di siapkan Fatmawati. Fatmawati juga ikut membujuk sang suami untuk mencoba mencicipinya. Setelah itu tidak lama Bung Karno tak kuasa menolak bujukan sang istri. Hingga akhirnya ia pun mau mencoba dan itu momen pertama kali Soekarno mencicip petai dan jengkol mentah
https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *