Turunkan Berat Badan Karena Wanita Ini Ditinggal Oleh Suaminya

Turunkan Berat Badan

Turunkan Berat Badan – Miriam Blanco, seorang wanita yang diperkirakan berusia 33 tahun, kabarnya ditinggal oleh suaminya karena ia terlalu gemuk. Bukan hanya Miriam merasa kehilangan, kedua anaknya juga kehilangan seorang ayah.

Miriam kemudian depresi dan bertekad untuk Turunkan Berat Badan, dan sangat membenci penampilannya yang gendut itu. Dia kehilangan kepercayaan diri pada saat bertemu dengan banyak orang.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Meskipun sudah memiliki suami baru, Miriam sudah siap jika ia kembali ditinggalkan oleh suami barunya tersebut.

Akan tetapi, belakangan ini Miriam mampu untuk mengubah bentuk tubuhnya yang gendut itu. Dari 98 Kg saat ini hanya tinggal 68 Kg Miriam berhasil mengembalikan rasa percaya dirinya setelah berhasil menurunkan berat badan.

Pada tahun 2015 lalu, Miriam juga harus mengoperasi pungungnya karena terjadi kecelakaan yang menimpa dirinya. Dokter mengatakan ia harus kurus agar operasi berjalan dengan lancar.

“Saat itu, anak perempuan saya masih kecil. Dua anak bungsu saya baru berusia 2-4 tahun. Mengandalkan obat pereda nyeri bukanlah pilihan yang tepat,” Ungkap Miriam.

Sejak itu, Miriam mulai berolahraga untuk menurunkan berat badannya dengan dibantu oleh Suaminya. Mariam terus berjuang untuk menguruskan badannya.

Miriam juga selalu mengonsumsi makanan yang sehat. Lama kelamaan, berat badannya turun dan sakit di punggungnya membaik. Sekarang, Miriam menjalani berolahraga setiap hari, bahkan setelah bekerja dalam shift selama 12 jam.

Dia juga memastikan memenuhi asupan protein, karbohidrat, dan lemak setiap hari. “Jika itu sesuatu yang kamu sukai, kamu akan mencoba apa saja untuk mendapatkannya, dan itulah yang saya lakukan,” kata dia.

Miriam bertahan, dan sekarang ia merasa dedikasi adalah kunci untuk fisik yang luar biasa. Ia juga kerap memberi nasihat kepada orang lain yang ingin menurunkan berat badan.

Miriam juga menyarankan banyak orang yang ingin seperti dia untuk tak mendengarkan apa kata orang, dan tetap menjalani semua yang sudak menjadi komitmen.

Sekarang, Miriam menjalani gaya hidup yang lebih sehat, dia juga yakin bahwa anak-anaknya juga makan lebih sehat.

Lebih lagi, di luar keluarganya, penurunan berat badan yang dia alami mampu menyentuh kehidupan orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *