Selama Lockdown Banyak Sekali Pria Arab Mencari Istri Baru

Poligami

Poligami – Pandemi virus COVID-19 memang sudah mempengaruhi hampir semua aspek dalam kehidupan manusia. Diketahui Baru-baru ini, China melaporkan kalau angka perceraian di negara mereka meningkat karena banyak orang yang merasa pasangannya menyebalkan setelah mereka menghabiskan lebih banyak waktu bersama selama lockdown.

Sekarang, kejadian yang samapun sedang terjadi di Negara Arab Saudi. Akan tetapi, dengan alasan yang benar-benar berbeda.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Dicatat oleh laman World of Buzz, selama bulan Februari, saat diterapkan karantina dan lockdown. Proses Perceraian di Arab Saudi meningkat tajam hingga 30 persen karena para istri menemukan bahwa mereka sebenarnya ada dalam pernikahan poligami. Dengan kata lain, suami mereka memiliki istri lain atau selingkuh.

Diketahui Seperti yang dilaporkan Middle East Monitor, tercatat ada lebih dari 7.000 pernikahan yang mengajukan perceraian. Terutama, pengajuan untuk ‘khula’, proses Islam di mana istri bisa menceraikan suami.

Dibawah ini ada beberapa fakta menarik dari laporan tersebut.

1. Ada sebanyak 52 persen permintaan dan kasus perceraian datang dari kota Mekkah dan Riyadh.

2. Ternyata sebagian besar wanita yang memohon perceraian adalah karyawan, pebisnis, dan dokter wanita.

3. Ternyata angka pernikahan sebenarnya meningkat 5 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu, dengan 13 ribu pernikahan telah dilaksanakan dan didaftarkan secara online.

Proses perceraian bukanlah hal yang sederhana dan merupakan fakta menyedihkan ketika pernikahan dan keluarga terpecah dalam angka yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *