Penyekapan WNI di Kamboja, Sebanyak 54 Orang Kata Ganjar Pranowo

Penyekapan WNI di Kamboja, Sebanyak 54 Orang Kata Ganjar Pranowo

KABARTERHEBOH.COM Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menerima aduan terkait dugaan penyekapan WNI di Kamboja. Laporan itu di sampaikan melalui akun Instagram Ganjar Pranowo.

Warganet yang mengadukan hal itu adalah pemilik akun @angelinahui97. Yang melaporkan terkait ada penyekapan terhadap 54 WNI di Kamboja. Melalui unggahan itu dia meminta tolong kepada Ganjar Pranowo agar segera di bantu.

Daftar Slot Online

Setelah menerima pengaduan itu pak Ganjar meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jateng melakukan pengecekan.

Perintah Ganjar itu langsung di tindaklanjuti Disnakertrans Provinsi Jateng dengan mengecek ke pihak terkait. Para WNI itu di duga mengalami penipuan bidang tenaga kerjaan.

Kami langsung menindak lanjuti laporan itu dan mendapat informasi dari WNI atas nama Mohammad Effendy. Dia mewakili 54 WNI yang bekerja negara Kamboja yang di duga mengalami penipuan penempatan tenaga kerja. Duga terjadi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kata Kepala Disnakertrans Provinsi Jateng Sakina Rosellasari.

Sakina menyebut para WNI di Kamboja itu di janjikan bekerja sebagai operator, petugas call center, dan bagian keuangan. Akan tetapi lokasi penempatan tidak sesuai dengan kesepakatan yang di janjikan.

Modus pemberangkatan secara ‘unprosedural’ dan menggunakan agensi perseorangan dengan setiap WNI yang berangkat dengan agensi berbeda. Menurut Informasi dari yang bersangkutan bahwa di mungkinkan dalam tiga hari ke depan akan di perdagangkan ujarnya kepada Kabarterheboh.com

Baca jugaTenant Minuman Plaza Senayan Terbakar Akibat Konsleting Listrik

Kemudian Disas ketenaga kerjaan Jateng melakukan koordinasi dengan Direktorat Perlindungan WNI. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Direktorat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (DPPMI).

instagram 54 di sekap

Kami terus tetap pantau perkembangan kasus ini dan berharap bisa segera ada perkembangan terbaik. Selain itu Sakina mengatakan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Kamboja sedang menangani persoalan saat ini. Kami juga sedang mendalami kasus bekerja sama dengan otoritas setempat.

KBRI Kamboja mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pengaduan terkait dugaan penyekapan terkait WNI tersebut. KBRI sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Kamboja untuk proses pembebasannya ujarnya kepada Kabarterheboh.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *