Paha Anak Ini Ditusuk Apabila Menolak Bersetubuh Dengan Ayahnya

Ayah Perkosa Anak

Ayah Perkosa Anak – Tersangka pemerkosaan MS (45), warga Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, sampai menganiaya putrinya senditi apabila menolak untuk meminta bersetubuh. Penganiayaan dilakukan tersangka dengan menusukkan gunting pada bagian paha korban.

“Tersangka yang merupakan ayah kandungnya juga pernah melakukan penganiayaan dengan menusuk paha korban menggunakan gunting, karena korban tidak mau saat tersangka mengajak korban bersetubuh,” kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Hendri menambahkan penganiayaan seringkali dilakukan oleh Ayahnya itu. Memang ada luka bekas tusukan gunting pada paha korban. Tersangka juga tidak segan mengancam korban akan dibunuh apabila menolak untuk bersetubuh.

“Dan apabila korban menolak permintaan tersangka maka korban diancam akan dibunuh dan sering mengatakan tidak akan memberikan nafkah kepada korban, ibunya, dan adiknya,” imbuh Hendri.

Pada awalnya pemerkosaan itu dilakukan tersangka pada tahun 2017, di saat korban masih duduk di bangku sekolah dasar. Korban yang sedang tidur di dalam kamar tiba-tiba dibangunkan oleh tersangka dan langsung meminta untuk melakukan hal yang tidak senonoh.

Menurut Hendri, setelah pemerkosaan yang pertama, tersangka juga mengulangi kembali perbuatannya. Bahkan, dalam sepekan memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya sebanyak dua kali.

“Persetubuhan tersebut dilakukan oleh tersangka terhadap korban di saat Ibu korban dan adiknya sudah tidur nyenyak di kamarnya. Tersangka melakukan persetubuhan terhadap korban di kamar korban dan juga di ruang tamu,” tutur Hendri.

Kasus Ayah Perkosa Anak diketahui oleh ibu dari korban setelah korban memberitahu kepada ibunya kalau ayahnya sudah melakukan hal bejat kepada dirinya sejak lama.

Akibat kelakuan itu tersangka akan dijerat dengan pasal berlapis tentang kekerasan pada anak dan kekerasan dalam rumah tangga.

Hukuman untuk Pasal perlindungan anak minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. Sedangkan untuk pasal kekerasan dalam rumah tangga maksimal 12 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *