Nyawa Warga Gresik Melayang di Tangan Pak RW Setelah Kunyit Miliknya di Curi Oleh Tetangganya

Nyawa warga Gresik melayang di tangan Pak RW setelah kunyit miliknya di curi oleh tetangganya. Pak RW berinisial BN

KABARTERHEBOH.COM – Nyawa warga Gresik melayang di tangan Pak RW setelah kunyit miliknya di curi oleh tetangganya. Pak RW berinisial BN murka hingga menghajar korban bernama Mujiono karena ia kerap mencuri kunyit miliknya. Selain itu Pak RW sempat mengaku sakit hati dengan korban karena kerap mengancam anaknya dengan celurit.

Nyawa warga Gresik yakni Mujiono melayang di hajar dengan balok kayu oleh Pak RW ini. Warga Desa Kesamben Kulon, Wringinanom Gresik itu tewas setelah 2 hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ibnu Sina . Aksi penganiayaan itu di ketahui warga pada hari Rabu (21/6/2023) siang pada pukul 14.30 WIB.

Daftar Slot Online

Hasil dari pemeriksaan selain korban sering mengambil kunyit di pekarangan rumahnya, Pak RW ini emosi karena anaknya pernah di acungi senjata tajam jenis celurit oleh sang korban, ujar Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan kepada kabarterheboh.com, pada hari Senin (26/6/2023).

Aldhino menjelaskan bahwa dari keterangan sejumlah saksi yang di periksa tanah pekarangan yang di tanami kunyit itu sebelumnya merupakan milik orang tua dari korban. Namun sudah lama di beli Pak RW, yakni sang pelaku.

Korban ini sangat sering mengambil kunyit milik pelaku karena dia masih merasa bahwa tanah itu adalah milik orang tuanya. Padahal sudah lama di beli sama Pak RW itu,ucap Aldhino.

Dia menjelaskan bahwa tanah tempat kunyit itu di tanam terletak di belakang rumah sang pelaku. Sementara rumah korban dengan rumah pelaku ini memang bersebelahan.

Rumah pelaku dan korban ini berdempetan sehingga tanah pelaku ini terletak di belakang rumahnya dan di tanami pohon kunyit. Pelaku ini sering mengingatkan kepada korban jangan ambili kunyit, tapi tidak di gubris. Karena korban merasa tanah itu masih milik orang tuanya, jelas Aldhino.

Aldhino menyebut peristiwa penganiayaan itu terjadi pada hari Rabu (21/6). Kemudian mujiono kembali mengambil beberapa kunyit dari pekarangan milik BN tersebut. Pak RW mengetahui haltersebut hingga keduanya ini terlibat adu mulut. Saat itulah BN yang emosi memukul Mujiono dengan balok kayu ke korban.

Aksi penganiayaan itu di ketahui oleh warga sekitar pada pukul 14.30 WIB. Warga sempat membawa korban Mujiono ke Puskesmas setempat karena mengalami sejumlah luka serius. Sayangnya nyawa korban itu tak dapat tertolong.

Pantauan kabarterheboh dari barang bukti kunyit yang di sita pihak kepolisian, kunyit yang di ambil oleh Mujiono hingga memicu adu mulut dan terjadi penganiayaan itu jumlahnya sebanyak lebih dari 50 buah.

Baca juga : Kasus Persetubuhan Antara Ibu Dan Anak Viral di Bukit Tinngi Ka Wali Kota : Dunia Sudah Tua

Saat ini pihak polisi telah menangkap BN. Penangkapan di lakukan setelah polisi melakukan penyelidikan hingga membongkar makam korban untuk di lakukan-nya autopsi. Saat ini polisi masih memeriksa Pak RW yang bersangkutan ini.

Pelaku sudah kami tangka dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,ujar Aldhino.

Tidak hanya mengamankan pelaku polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa kayu, bak air, golok, dan lebih dari 50 batang kunyit yang telah di ambil korban dari rumah sang pelaku.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *