Ayah Tiri di Bengkulu Perkosa Bocah 6 Tahun Naiki Ventilasi Kamar

Ayah Tiri di Bengkulu Perkosa Bocah 6 Tahun Setelah Naiki Ventilasi Kamar

Ayah Tiri di Bengkulu Perkosa Bocah 6 Tahun Naiki Ventilasi Kamar. Salah satu ayah tiri di Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. yang bernama Hendra,. Telah tega memperkosa anak tirinya yang masih berusia 6 tahun.

Terduga pelaku, tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur ini di duga telah di melakukanya sebanyak 5 kali. Kejadianya pada saat itu di lakukan di dalam kamar korban. Lebih tepatnya di rumah orang tuanya di daerah tersebut.

Daftar Slot Online

Dalam menjalankan aksi bejatnya, terduga pelaku nekat masuk ke dalam kamar melalui celah ventilasi atas pintu kamar. Pria yang berusia 44 tahun ini pun langsung berbuat asusila di sertai pengancaman kepada korban.

Kapolres Lebong, Polda Bengkulu, AKBP Awilzan mengatakan, terduga pelaku di tangkap anggota Polsek Lebong Selatan, Polres Lebong, Polda Bengkulu.

Dugaan perbuatan asusila ini, kata Awilzan, di lakukan terduga pelaku pada Minggu 1 Januari 2023 hingga Kamis 5 Januari 2023, secara berturut-turut. Pengakuan korban, jelas Awilzan, telah di setubuhi sebanyak 5 kali.

Terduga pelaku masuk ke dalam kamar tidur korban melewati ventilasi atas pintu kamar. Lalu, berbuat asusila disertai pengancaman,” jelas Awilzan, Pada hari kami Kamis (26/4/2023).

Aksi bejat ayah tirinya ini juga di sertai dengan kekerasan. Ayah tirinya ini memukul bagian bahu sebelah kanan dan kiri, di bagian punggung, perut, dan di bagian kepala.

Kejadian yang di alami korban tersebut, terang Awilzan, di ceritakan kepada ibu kandungnya. Tak terima atas apa yang di alami anaknya, ibu korban pun melaporkan ke aparat kepolisian setempat.

Selain menangkap terduga pelaku, tambah Awilzan, penyidik juga mengamankan barang bukti berupa 1 lembar baju kaos warna ungu, 1 lembar baju terusan rok warna hitam, 1 lembar celana dalam, dan 1 kutipan akta kelahiran atas nama korban.

Baca juga :Bilang Tidak Perawan Kepada Putri nya, Anak Malahan Di Perkosa

Terduga pelaku di sangkakan dengan Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 D dan ayat (3) UU RI No 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak Jo UU RI No 17 tahun 2016, tentang penetapan Perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak.

Dalam hal tindak pidana yang di lakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik atau tenaga kependidikan maka pidananya di tambah dari ancaman pidana,” tegas Awilzan.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *