Viral Wanita di Pekanbaru Mendekam Dalam Jeruji Besi Usai di Polisikan Mantan Suaminya Gegara Hak Asuh Anak

Viral Wanita di Pekanbaru Mendekam Dalam Jeruji Besi Usai di Polisikan Mantan Suaminya Gegara Hak Asuh Anak

KABARTERHEBOH.COM Viral Wanita di Pekanbaru Mendekam Dalam Jeruji Besi Usai di Polisikan Mantan Suaminya Gegara Hak Asuh Anak. Seorang ibu di Pekanbaru berinisial HS (34th), kini terpaksa harus mendekam di jeruji besi. Dia di tahan setelah keributan dengan mantan suaminya perihal hak asuh anak.

Direktur Reskrimum Polda Riau bernama Kombes Asep Darmawan telah membenarkan adanya penahanan tehadap HS tersebut. HS saat ini di tahan oleh Satreskrim Polresta Pekanbaru pada 28 Maret lalu, setelah sebelumnya di laporkan oleh mantan suaminya dengan inisial CN (43th).

Benar bahwa ada penahanan (HS) oleh Polresta. Dia kami tahan atas adanya laporan dari mantan suaminya, kata Asep pda Selasa (11/4/2023).

Dalam kasus tersebut, HS dan CN sama-sama tercatat saling melapor. CN pada saat itu melapor di Polresta sedangkan HS melapor ke Ditreskrimum Polda Riau terkait dugaan penganiayaan dengan No:
LP/B/108/III/2023/SPKT/POLDA RIAU.

Daftar Slot Online

Mereka berdua saling melapor, dari mantan suami yang lapor ke Polresta kemudian mantan istri lapor ke Polda Riau. Masalahnya hanya soal hak asuh anak saja, kata Asep.

Terkait dengan kasus tersebut, Asep telah berkoordinasi dengan pihak Satreskrim Polresta Pekanbaru. Ia justru malah khawatir dengan nasib ketiga anak dari HS dan CN.

Kami justru mengkhawatirkan anak-anak mereka. Nanti kita lihat saja bagaimana solusi yang terbaik, lanjut Asep.

Sementara dengan pengacara HS, bernama Adi Murpi Malau menyebutkan bahwa keributan yang terjadi antara HS dan CN terjadi pada Maret lalu. CN yang datang ke rumah HS untuk menjemput tiga anaknya di Kelurahan Delima, Kota Pekanbaru.

Pada saat datang, langsung terjadi adu mulut antara mereka. Ini semua hanya soal hak asuh anak, terang Adi Murphi Malau.

Adi juga menyebut bahwa keduanya telah resmi bercerai pada tahun 2020 lalu. Namun sebelum bercerai, keduanya menyepakati untuk membuat perjanjian terkait hak asuh anak dengan akta notaris.

Dalam perjalanan menuju perceraian mereka, CN rupanya telah mengurus hak asuh anak ke Pengadilan Negeri. Bahkan hakim juga telah memutus perihal hak asuh anak yang di berikan kepada CN dan sudah di eksekusi sendiri pada 15 Maret lalu.

Baca juga : Bener Ngga Sih Kalau Perkawinan Sedarah Bisa Bikin Cacat Fisik dan Mental Pada Keturunannya? Simak Kisahnya di Sini

Eksekusi sendiri inilah yang menjadi penyebab keributan. Klien saya di laporkan dan di tahan di Polresta setelah penangkapan pada 28 Maret 2023, padahal anaknya masih kecil-kecil, kata Adi.

Atas kasus tersebut, HS berharap adanya keadilan atas semua yang telah terjadi. HS sangat berharap agar laporannya di Polda Riau bisa di tindaklanjuti dan segera di proses.

Kami berharap agar sama-sama adil yang di Polda juga bisa di proses, kan juga sama-sama ada penganiayaan. Klien kami ini juga di aniaya, jelas sekali laporan juga sudah di terima, pungkasnya.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *