Pengakuan Seorang Anak Yang Ibunya Selingkuh, Sunarto (40) Tewas DI Bacok Toriman (44)

KABARTERHEBOH.COM  -  Amarah Toriman 44 membara saat mendapat cerita dari sang anaknya yang masih berusia 6 tahun

KABARTERHEBOH.COM  –  Amarah Toriman 44 membara saat mendapat cerita dari sang anaknya yang masih berusia 6 tahun. Sang anak dengan polosnya menceritakan bahwa melihat ibunya sedang berhubungan badan dengan selingkuhannya, Sunarto 40. Saat itu, Toriman sedang berada di negeri Jiran malaysia.
Dendamnya waktu di Malaysia, saat anaknya melihat ibunya berhubungan badan dengan sang korban di rumahnya. Waktu itu anaknya masih umur 6 tahun, kejadiannya 3 tahun yang lalu, waktu saat dia di Malaysia, Ujar Kapolres Jember AKBP Herry Purnomo kepada KABARTERHEBOH.COM, pada Selasa (21/3/2023).

Amarah Toriman 44 membara namun, ia tak bisa apa-apa karena masih menjadi TKI di Malaysia saat itu. Akhirnya, dendam ini di simpan Toriman hingga ia pulang ke kampung halamannya dan menjadi pengusaha warung kala itu.

Daftar Slot Online

Hingga pada suatu hari, Sunarto di sebut Toriman kerap kali menggeber motor tiap lewat di depan warungnya. Amarah yang sempat redam akhirnya kembali membara.

Keterangan dari tersangka ujarnya dia lewat depan warungnya geber geber motor, masalahnya korban sudah meninggal kita nggak tahu apa motif menggeber motornya, Ucap Herry.

Aksi ini di lakukan beberapa kali oleh Sunarto tersebut. Hingga pada akhirnya kesabaran Toriman pun telah habis. Sampai di hari, saat Sunarto lewat dengan berjalan kaki, Toriman langsung mengejarnya dan menghabisi Sunarto di tempat dengan di bacok.

Geber motornya Itu sudah beberapa waktu sebelum pembacokan itu terjadi. Pelaku tersebut dendam si korban kalau lewat depan warungnya suka geber geber motor. Nah waktu korban lewat dengan jalan kaki langsung di kejar oleh pelaku langsung di bacok saja, Jelas Herry.

Herry menyebut, pembacokan ini di lakukan di tepi jalan depan Balai Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru, Jember pada hari Rabu 22/2 pagi. Tersangka tersebut adalah merupakan salah satu warga dari Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru.

Tersangka yang sebelumnya membawa sebilah parang, tanpa ampun membacok kepala korban hingga berkali-kali. Korban selanjutnya meninggal saat dalam perawatan menuju ke rumah sakit.

Korban mengalami luka yang sangat parah di bagian kepala belakang dan akhirnya meninggal dalam perawatan ke rumah sakit, jelas Herry.

Usai membacok korbannya, lanjut Herry, tersangka tersebut langsung kabur ke daerah Lampung. Namun Tim Kalong Satreskrim Polres Jember berhasil mendeteksi keberadaan tersangka ini dan selanjutnya di tangkap pada tanggal 16 Maret 2023.

Kepada tersangka, kini telah kita terapkan dengan pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau selama-lamanya 20 tahun penjara, Jelas Herry.

Bacajuga : Sopir In Driver Medan Bacok Penumpang Lanteran Tak Sesuai Titik Jalan

Sebelumnya, seorang pria di Jember di bacok di tepi jalan depan Balai Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru, Jember, pada hari Rabu (22/2). Dia di bacok saat mengendarai sepeda motor.

Korban akhirnya meninggal dunia saat dalam perawatan di RSD dr Soebandi Jember. Korban tersebut bernama Narto 40, warga dari Dusun Tampengan, Desa Gelang, Sumberbaru, Jember.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *