Geprek Bensu Atau I Am Geprek Bensu Mana Pilihan Anda?

Bisnis Geprek Bensu

Merek bisnis kuliner bernama I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu tengah menjadi sorotan. Sebab, Mahkamah Agung baru saja menolak gugatan Ruben Onsu terkait dengan kepemilikan merek dagang Geprek Bensu.

Sebelumnya pada 23 Agustus 2019, Ruben Onsu pernah mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terhadap PT Ayam Geprek Benny Sujono. Ini karena merek “I Am Geprek Bensu Sedep Beneerrr” milik perusahaan tersebut dinilai sama dengan Geprek Bensu miliknya.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Gerai I Am Geprek Bensu telah berdiri sejak April 2017, dan mengajak Ruben Onsu bergabung menjadi Duta Promosi. Beberapa bulan setelahnya, Ruben mundur dan mendirikan bisnis kuliner ayam geprek bernama Geprek Bensu.

Keduanya memang memiliki cukup banyak persamaan, yang kerap membuat bingung. Selain nama, logo kedua merek ini juga amat mirip. Bahkan, dari segi harga pun tak jauh berbeda, berkisar antara Rp 17-25 ribu.

Nah, kira-kira, dari segi rasa, I Am Geprek Bensu dan Geprek Bensu ini ada bedanya, enggak ya?

Baik I Am Geprek Bensu maupun Geprek Bensu sama-sama menyajikan konsep ayam geprek yang sama; daging ayam yang dibalut tepung renyah, kemudian dipadukan dengan sambal bawang.

Keduanya pun menawarkan level kepedasan yang bisa dipilih sesuai selera; dari level 1-5. Rasa sambalnya hampir tak ada bedanya. Aroma khas bawang putih dan cabai nan menggoda, dengan cecapan rasa gurih yang tersisip di tengah pedasnya cabai.

Cuma, penyajiannya agak berbeda. Ayam di I Am Geprek Bensu digeprek hingga agak hancur, sehingga lumuran sambalnya merata. Sedangkan, Geprek Bensu hanya membubuhkan sambal di atas permukaan ayam yang masih utuh, mirip seperti topping.

Baca Juga : Aksi Youtuber Ini Bikin Heboh Karena Memasang Iklan Di Buah Dada Pada Saat Memasak

Perbedaan yang cukup kentara dari kedua jenama ayam geprek ini ada pada rasa ayamnya. Bumbu pada ayam geprek milik I Am Geprek Bensu cenderung lebih gurih dan strong, meresap hingga ke serat dagingnya.

Kalau Geprek Bensu, rasa bumbu ayamnya cukup mild, tak seintens rasa ayam milik I Am Geprek Bensu.

Selain varian original, dua merek ayam geprek ini juga punya varian lainnya; mulai dari ayam geprek leleh yang dipadukan dengan keju mozarella, saus salted egg, hingga perpaduan sambal tradisional seperti sambal matah.

Namun, ada juga menu yang jadi ciri khas masing-masing merek. Misalnya, Geprek Bensu dengan nasi sambal roa-nya, atau I Am Geprek Bensu dengan menu nasi ijo ayam sambel teri.

Masing-masing tentunya memiliki penggemarnya tersendiri, karena preferensi rasa berbeda-beda tiap orang. Nah, kalau kamu, lebih suka I Am Geprek Bensu, atau Geprek Bensu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *