Vape DiLarang Negara Tetangga RI, Ketahuan Pakai Bisa didenda Ratusan Juta

vapes

KABARTERHEBOH.COM Saat ini Vape dilarang negara tetangga RI atau di sebut rokok elektrik tengah populer dalam beberapa tahun terakhir. Ini di yakini sebagai alternatif untuk para pecandu atau pengganti dari rokok konvensional.

Namun kini penggunaan vape ini telah di larang di beberapa negara asia. Yang termasuk negara-negara tetangga Indonesia yaitu Singapura dan Thailand.

Daftar Slot Online

Singapura vape sudah di anggap sebagai barang terlarang dan tidak boleh di bawa masuk ke negara tersebut. Jika ketahuan membeli, memiliki ataupun menggunakan vape maka akan di kenakan sangsi denda hingga 2.000 dollar Singapura atau sekitar 22 juta rupiah.

Sementara itu di negara Thailand penggunaan rokok elektrik sudah di larang sejak tahun 2014. Jika di ketahui menggunakan vape akan di kenakan denda hingga 30.000 bath atau sekitar 13 juta rupiah jika kurs 450 rupiah, bahkan hukuman penjara.

Di kutip dari berita thailand, otoritas pariwisata Thailand mengingatkan insiden tersebut saat wisatawan asing membawa vape ke negaranya. Jika tertangkap maka wisatawan tersebut di hukum dengan denda di tempat atau di tangkap otoritas setempat.

BacajugaBali Prediksi Kebanjiran Turis Asing, 13 Maskapai Mengajukan Direct Flight

Berikut sejumlah negara di dunia yang melarang penggunaan vape selain kedua negara yaitu singapore dan thailand :

Taiwan

Wisatawan tidak di perbolehkan membawa vape atau cairan liquid vape ke Taiwan. Sebab negara ini sudah melarang total penggunaan vape yang mulai berlaku pada tahun 2023 ini.

Namun jika wisatawan yang singgah sebentar di Taiwan dapat mendeklarasikan produk ini di bea cukai dan menyimpannya di bandara. Produk tersebut dapat diambil kembali saat keberangkatan balik ke negera asal.

Hong Kong

Hong Kong juga sudah melarang penjualan produk rokok elektrik / vape sejak April 2022, meskipun masih legal untuk memiliki dan menggunakannya. Namun wisatawan tetap tidak di perbolehkan membawa vape mereka bahkan untuk penggunaan pribadi sekalipun.

India

Vape dan produk rokok elektrik telah di larang di India sejak tahun 2019. Otoritas Penerbangan Sipil negara india juga telah melarang di bawa ke pesawat atau di bawa melalui bandara. Artinya untuk para wisatawan tidak di izinkan membawanya ke negara tersebut.

Jepang

Produk vape seperti kartrid atau cairan yang mengandung nikotin boleh di bawa ke Jepang tetapi di atur oleh negara. Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang jumlah yang dapat di berikan oleh bea cukai mencapai 120ml. Jadi untuk kepemilikan yang jumlahnya melebihi batas tersebut harus menggunakan sertifikat surat medis.

Liquid rokok elektronik dan perangkat untuk cairan penyemprot juga di perlakukan sebagai perangkat medis. Hanya satu perangkat liquid atau dua jika memang di perlukan cadangan yang dapat lolos dari bea cukai.

Meksiko

Tahun lalu Meksiko negara yang melarang penjualan rokok elektronik dan perangkat vaping lainnya. Ini di lakukan setelah meksiko melarang impornya pada Oktober tahun 2021. Yang berarti membawa vape masuk ke negara itu bearti di anggap ilegal.

Tahun ini negara tersebut sudah memberlakukan beberapa undang-undang baru anti-tembakau yang paling ketat di dunia. Dalam undang-undang tersebut menuliskan melarang merokok di semua tempat umum termasuk hotel, pantai dan taman.

Bagi siapa saja yang tidak mematuhi peraturannya dapat di kenakan denda hingga 550 USD atau sekitar 8 juta rupiah.

Qatar

Negara berikut adalah Qatar karena Vaping di Qatar telah di larang sejak tahun 2014 lalu. Para wisatawan juga tidak di perbolehkan untuk membawa vape elektrik masuk ke negara tersebut.

Banyak wisatawan yang sudah menyadari hal ini ketika Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA pada akhir tahun 2022 lalu.

Bacajuga
Gawat.. Turis Italia Buka Baju di Pesawat, Akibat Tidak Dapat Kursi Bisnis

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *