Lutfi Agizal Berikan Alasan Tentang Larangan Kata “Anjay”

Lutfi Agizal

KabarTerheboh.com – Lutfi Agizal belakangan menjadi trending topic di Indonesia karena melarang penggunaan kata “anjay”. Kata anjay tersebut dianggap memiliki arti yang negatif.

Meskipun sudah viral, Lutfi Agizal pun hanya bisa menerima dengan lapang dada. Bukan sembarangan, motivasinya untuk melarang kata Anjay untuk mencerdaskan perilaku anak bangsa Indonesia.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

“Hal ini sebagai bentuk kepedulian saya, sebagai penerus bangsa walaupun ini hal yang cukup sepele, semoga bisa berjalan dengan lancar,” kata Lutfi Agizal, saat ditemui oleh tim KabarTerheboh.com, Senin (24/8/2020).

Lutfi sendiri mengaku sudah sadar aksi yang dilakukan olehnya ini dianggap cukup aneh oleh sebagian orang. Pastinya ia menghargai pendapat orang yang berbeda-beda.

“Kalau kalian tidak menerima ini dengan positif ya nggak masalah. Kalau kalian menerima sebagai sebuah ‘aneh lo’, ya oke saya juga berterima kasih kepada pendapat anda. Melihat dari sisi yang lain dalam kehidupan,” katanya menjelaskan.

Lutfi juga memberikan kronologi awal membuat konten tentang kata Anjay. Lutfi mengaku cukup gelisah karena anak anak penerus Bangsa Indonesia ini selalu mengucapkan kata Anjay.

“Kemarin waktu saya di komplek tiba-tiba ada yang jatuh anak-anak berusia sekitar 6 tahun, tiba-tiba ngomong ‘Wah syukurin jatuh anjay, ha ha ha anjay’. Anak kecil berusia 6 tahun, saya yakin anak ini tidak diajarkan seperti itu oleh orang tuanya,” ucapnya.

Lutfi Agizal cukup terpukul karena anak yang terjatuh justru jadi korban ejekan. Kini menjadi viral, itu bukan tujuan utamanya.

Diketahui, Kata “anjay” semakin terdengar familiar di telinga masyarakat Indonesia karena Rizky Billar dan Lesty Kejora sering mengucapkan kata tersebut dalam berbagai kesempatan.

Memang kata Anjay itu sering diucapkan oleh masyarakat Indonesia terutama di kalangan remaja yang berumur 18-25 tahun.

Akan tetapi, menurut Lutfi Agizal kata kata “anjay” memiliki konotasi negatif dan buruk. Hal ini dilakukan agar masyarakat Indonesia bisa sadar bahwa kata anjay itu tidak baik untuk seorang anak-anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *