Pertimbangkan 4 Hal ini Jika Ingin Bercinta di dalam Air

Bercinta di dalam Air

Bercinta di dalam Air – Aktivitas bercinta bisa dikatakan mirip dengan makanan. Terkadang pasangan perlu menambahkan sedikit ‘bumbu’ atau inovasi agar bercinta tidak terasa membosankan.
Selain itu, tak bisa dipungkiri jika masing-masing orang terkadang mempunyai fantasi liar terhadap pasangannya untuk bercinta.
Salah satunya menerapkan kegiatan seksual tersebut di dalam air.

Tidak ada yang salah ketika kita bercinta di dalam air. Namun beberapa pasangan mungkin belum terbiasa melakukannya.
Sebab selain menawarkan sesuatu yang berbeda, bercinta di dalam air sangat bagus bagi kesehatan Anda.

Diliput KabarTerheboh, Minggu (01/12/2019), inilah beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan sebelum bercinta dalam air:

1. Sangat mungkin menyebabkan kehamilan

Peluang kehamilan bercinta di dalam air sama seperti kita sedang bercinta dalam keadaan normal.
Terlebih jika pasangan tidak menggunakan alat kontrasepsi. Meskipun air bisa membuat sperma mati, tapi apabila ejakulasi dilakukan di dalam Vagina, maka tetap bisa terjadi pembuahan.

2. Pilihlah kondom yang tepat

Apabila pasangan ingin mencoba bercinta dalam air tapi menghindari kehamilan, maka kenakanlah kondom.
Hanya saja tidak bisa sembarang kondom yang dipakai. Air memang tidak bisa merusak kondom, tetapi bahan kimia yang terkandung di dalamnya bisa melemahkan lateks.

Baca Juga : Waspada, Penyakit HIV Bisa Tertular dari French Kiss!

Selain itu, bercinta di dalam air adalah kegiatan yang sulit sehingga bisa menyebabkan kebocoran dan kerusakan kondom.
Begitu juga dengan suhu di dalam kolam yang bisa merusak kualitas kondom.

Kondom yang disarankan dipakai untuk bercinta dalam air adalah kondom yang terbuat dari poliuretan.
Bahan tersebut mengurangi kemungkinan adanya kerusakan dan reaksi terhadap bahan kimia yang terdapat di dalam air.
Kondom juga mengurangi jumlah air yang bisa masuk ke dalam area Miss V.

3. Hati-hati terhadap infeksi menular seksual (IMS)

Bercinta dalam air bisa meningkatkan risiko terkena infeksi menular seksual (IMS). Bahan kimia dalam air bisa menginfeksi organ seksual.

4. Gunakan pelumas yang tepat

Daripada memakai pelumas berbahan dasar air saat bercinta dalam air, cobalah pelumas yang berbahan dasar silikon. Pelumas ini tidak larut dalam air dan sangat bermanfaat pada Kualitas Bercinta.

Selain itu, pelumas berbahan minyak bukan pilihan yang cocok karena bisa bereaksi dengan lateks dan air.
Hal itu bisa menyebabkan kerusakan kondom. Air sendiri bukanlah pelumas yang baik dan bisa menyebabkan gesekan sehingga menimbulkan iritasi dan rasa perih terhadap Miss V.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *