Manfaat Bulu Kemaluan dan Alasan Mengapa Tidak Boleh Dicukur

Manfaat Bulu Kemaluan

Manfaat Bulu Kemaluan – Menjaga kebersihan organ intim wanita memang sangat dibutuhkan, Banyak wanita akhirnya memilih waxing, untuk menjaga kebersihan organ intim mereka.
Tapi, seorang ginekolog mengatakan mencukur bulu kemaluan bisa berakibat buruk kepada wanita.
Menurut dr. Jen Gunter, waxing atau mencukur bulu kemaluan bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

Ketika seorang wanita mencukur bulu kemaluannya maka akan mengakibatkan trauma mikroskopis pada kulit.
Kemungkinan bisa mengakibatkan lecet, luka, infeksi dan kerontokan pada bulu kemaluan seseorang.
Gunter juga menjelaskan, menghilangkan bulu kemaluan sebenarnya bisa mengurangi kenikmatan seksual.
Pasalnya bulu kemaluan mempunyai fungsi, mungkin merupakan penghalang mekanis dan perlindungan buat kulit.

Bulu kemaluan juga mempunyai peran dalam fungsi seksual karena setiap rambut kemaluan melekat pada ujung saraf.
Itulah sebabnya akan menghadirkan rasa sakit apabila mencukurnya,” Ujar Gunter, sebagaimana diliput KabarTerheboh.

Baca Juga : 5 Makanan Paling Hits di Tahun 2019, Kamu Sudah Pernah Mencobanya?

Meski sepenuhnya alami, perawatan bulu kemaluan merupakan sebuah kewajiban. Sebuah studi dari University of California, San Francisco (UCSF), menyaksikan para ilmuwan bertanya kepada lebih dari 3.500 wanita tentang kebiasaan perawatan pribadi mereka.

Hasil penelitian mendapatkan bahwa 83,8 persen mengklaim wax, mencukur bulu kemaluan mereka. Sementara ada 16,2 pesen yang membiarkannya tetap tumbuh.
Sebanyak 59 persen dari mereka menyatakan “kebersihan” menjadi alasan utama untuk mencukur bulu kemaluan mereka.

Studi ini menyatakan bahwa 875 wanita (31,5%), menyebutkan mereka sengaja menghilangkan bulu kemaluan mereka karena ingin membuat alat kelamin mereka lebih menarik.
Hal ini sesuai dalam jurnal JAMA Dermatology yang dicatat para ilmuwan UCSF.

Meningkatnya prevalensi pornografi yang memperlihatkan alat kelamin, majalah populer dan televisi adalah pendorong utama tren mencabut bulu kemaluan di Amerika Serikat,” Sambungnya.

Dalam Hal yang sama, 21,3 persen dari wanita menyebutkan alasan mereka untuk mencukur bulu kemaluan karena preferensi pasangan mereka.
55,6 persen dari mereka paling sering untuk mencukur bulu kemaluan sebelum melakukan hubungan seks.

Selain itu sebanyak 45,5 persen wanita mencabut bulu kemaluan sebelum liburan, dan 40 persen sebelum kunjungan kesehatan.
Namun demikian menghilangkan bulu kemaluan memang mempunyai beberapa manfaat.
Seperti yang dikatakan di situs web resmi NHS, mencukur bulu kemaluan bisa menghilangkan kutu badan.
Serangga kecil ini biasanya ditularkan saat melakukan hubungan intim, dan suka hidup di bagian rambut tubuh yang kasar.

Dokter Gunter menganjurkan beberapa saran untuk para wanita yang ingin menghilangkan Bulu kemaluan.
Ia merekomendasikan memakai pisau cukur yang bersih jika bercukur, dan selalu menyiapkan kulit dengan tepat untuk pertumbuhan bulu kemaluan kembali.

Jika melakukan waxing, pastikan praktisi pencabut bulu tidak tercelup ke dalam wax, karena ini bisa menyebarkan bakteri di antara pasien,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *