Di Busur ‘OTK’ Pria Di Sikka, Jalani Operasi Pencabutan Anak Panah Di Perut

Gregorius Frederikus Sadin pria yang telah menjadi korban pembusuran oleh orang yang tak di kenal di Maumere, Kabupaten Sikka

KABARTERHEBOH.COM – Gregorius Frederikus Sadin pria yang telah menjadi korban pembusuran oleh orang yang tak di kenal di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur NTT. Anak panah yang terbuat dari paku dengan ukuran kurang lebih tujuh sentimeter menancap tepat di perut bagian kanan Gregorius.
Peristiwa pembusuran itu terjadi pada saat di mana Gregorius Frederikus Sadin pria asal Kelurahan Kota Uneng, Kecamatan Alok yang saat itu berpapasan menggunakan sepeda motor dengan para pelaku di depan SMAK Frateran Maumer pada hari Kamis (31/3/2023) pada pukul 23.30 Wita. Jalanan tersebut saat itu dalam kondisi gelap.

Saat berpapasan tanpa adanya permasalahan yang jelas, korban langsung di busur oleh para pelaku. Ujar Kasat Reskrim Polres Sikka Nyoman Gede Arya Triadi Putra, pada hariJumat (31/3/2023).

Daftar Slot Online

Gede Arya yang telah menuturkan saat kejadian tersebut Gregorius berboncengan dengan MF. Mereka tepat berpapasan dengan empat orang OTK yang mengendarai dua sepeda motor kala itu.

Menurut Gede Arya, semula Gregorius tidak menyadari di rinya telah kena busur. Ia hanya merasakan ada hal aneh yang menempel saat itu di perut bagian kanan nya itu.

Karena merasa penasaran dengan apa yang terjadi, korban lantas menyuruh saksi MF untuk mengecek menggunakan senter HP dan melihat adanya busur yang terbuat dari paku berukuran kurang lebih tujuh sentimeter itu telah menempel pada perut bagian kanan korban, ujar Gede Arya.

MF kemudian langsung bergegas membawa Gregorius Rumah Sakit TC Hillers Maumere untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan medis lebih lanjut. Korban kini menjalani operasi pengangkatan busur di RS TC Hillers Maumere, Tutur Gede Arya.

BacajugaBhabinkamtibmas Luwu Utara Harus Di Larikan Ke RS Usai 3 Jarinya Putus Di Tebas

Kepada polisi, MF menyebut Gregorius tidak memiliki masalah sebelumnya hingga pembusuran itu terjadi. Di karenakan saat itu kondisi yang begitu gelap, MF dan Gregorius tidak dapat mengenali wajah dari pelaku pembusuran terhadap Gregorius Frederikus Sadin ini.

Saksi MF bersama dengan sang korban melintasi jalur itu hanya untuk mencari jaringan signal wifi. Namun korban maupun saksi tersebut tidak mengetahui motif para pelaku membusur korban, Ujarnya.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *