17 Murid SMAN 1 Lembang Positif Sinte , Pihak Sekolah ‘Itu Hanya Kejadian Apes’

KABARTERHEBOH.COM - Sebanyak dari 17 orang siswa asal SMAN 1 Lembang tersandung kasus konsumsi tembakau sintetis (SINTE).

KABARTERHEBOH.COM – Sebanyak dari 17 orang siswa asal SMAN 1 Lembang tersandung kasus konsumsi tembakau sintetis (SINTE). Imbas dari kasus sinte tersebut, pihak sekolah berencana melakukan tes urine kepada siswa siwanya .
Sebanyak dari 17 siswa itu termasuk dalam 38 siswa asal Lembang yang sebelumnya telah di amankan pihak polisi. Mereka tidak di tahan, Polisi merujuk mereka untuk menjalani rehabilitasi aktif. Hal itu terkait dengan pertimbangan dari mereka yang hanya sebagai pengguna narkotika jenis tembakau sintetis tersebut.

Buntut dari siswa mengonsumsi tembakau sintetis tersebut, pihak sekolah langsung bergerak. Mereka menjadwalkan tes urine bagi seluruh siswa SMAN 1 Lembang untuk saat ini.

Daftar Slot Online

Untuk tes urine sedang kami agendakan, karena kan sekarang sedang ujian kelas 3 dan kelas 2 sekolah daring, Jelas Humas SMAN 1 Lembang, Bambang Setiawan saat di hubungi KABARTERHEBOH.COM, pada hari Minggu (19/3/2023).

Bambang menuturkan bahwa sebanyak dari 17 orang siswa yang terlibat dengan penyalahgunaan narkotika itu menggunakan jenis tembakau sintetis di luar jam sekolah dan di luar lingkungan sekolah.

Ya mereka ini menggunakan sinte di luar KBM dan di luar sekolah. Mungkin ini jadi tanggungjawab orangtua karena kan mereka di luar jam sekolah, Ujar Bambang.

Bambang Setiawan juga mengatakan terlebih para siswa yang menggunakan tembakau sintetis itu ada yang sudah kembali ke sekolah untuk melanjutkan ujian yang sedang berjalan pada saat ini.

Betul mereka semua akan di rehabilitasi. Ada juga yang sudah sekolah lagi apalagi yang kelas 12 (kelas 3 SMA), mereka juga sekarang sedang melangsungkan ujian. Sebagian lagi ada yang masih menjalani rehabilitasi, Jelas Bambang.

BacajugaSatuan Reserse Narkoba Polresta Jambi Mengamankan 1.9 kg Ganja Dari Pelaku AP, IL, IS

Pihaknya sudah memastikan siswa yang terlibat penyalahgunaan narkotika itu tidak di keluarkan dari sekolah. Menurutnya mereka perlu mendapatkan pengawasan dan bimbingan yang lebih intens lagi agar tidak terulang kembali hal yang seperti ini.

Kita pastikan tidak ada yang di keluarkan dari sekolah, justru kita harus rangkul mereka dan memberikan edukasi. Kasihan untuk masa depan mereka, ya kami anggap kejadian ini karena sedang mengalami apes saja, jelas Bambang.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *