Tolak Jenazah Gegara Sengketa Tanah , Wanita di Toba Sampai Masuk ke Liang Lahat Bikin Heboh

Tolak Jenazah Gegara Sengketa Tanah , Wanita di Toba Sampai Masuk ke Liang Lahat Bikin Heboh

KABARTERHEBOH.COM Tolak Jenazah Gegara Sengketa Tanah , Wanita di Toba Sampai Masuk ke Liang Lahat Bikin Heboh. Sebuah video seorang wanita yang masuk ke dalam liang lahat sembari membawa spanduk kini viral di media sosial. Wanita tersebut di duga menolak jenazah keluarganya untuk di makamkan di tanah tersebut.

Peristiwa tersebut telah terjadi di Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Dalam sebuah video viral yang di lihat Kabarterheboh, pada Selasa (4/4/2023), tampak jika ada seorang wanita tengah berada di dalam liang kubur sembari mondar-mandir sambil mengangkat spanduk.

Daftar Slot Online

Spanduk tersebut bertuliskan ‘Tanah ini milik keluarga Hermanus Manis Hutabarat, sesuai dengan putusan pengadilan Nomor: 122/Pdt-G/1981PN.Blg. yang luasnya berkisar + 10.500 m²’.

Sementara itu, di samping liang kubur tersebut juga tampak sebuah peti yang di duga berisikan jenazah. Jenazah tersebut rencananya akan di makamkan di dalam liang kubur tempat wanita itu melakukan aksinya. Warga sekitar pun juga tampak ramai berdatangan ke lokasi tersebut.

Saya akan tetap memperjuangankan, sekalipun jika ini adalah kematian saya, ujar wanita yang ada di dalam video tersebut.

Kasi Humas Polres Toba, bernama AKP Bungaran Samosir membenarkan bahwa memang betul adanya peristiwa tersebut. Dia sendiri mengaku jika aksi tersebut terjadi di Desa Simatibung, Kecamatan Laguboti, pada hari Kamis (30/3/2023).

Iya, itu terjadi pada Kamis kemarin di Desa Simatibung. Dia (wanita) masuk ke liang lahat yang sudah digali itu, kata Bungaran saat di konfirmasi Kabarterheboh, pada Selasa (4/4/2023).

AKP Bungaran mengatakan bahwa wanita dan sosok jenazah yang berada di dalam peti tersebut adalah bersaudara. Penolakan pemakaman itu di picu dengan adanya permasalahan tanah saat dulu almarhum masih hidup.

Ia menyebut juga bahwa keduanya saling mengklaim sebagai pemilik tanah yang akan di gunakan sebagai makam tersebut. Bahkan, keduanya juga sempat berdalih telah memiliki sertifikat atas tanah itu.

Katanya dia (wanita) telah memiliki sertifikat, sementara dengan almarhum itu pun juga sudah punya, ujarnya.

Baca juga : Viral Aksi Konvoi Para Remaja Bersenjatakan Pedang Saat Awal Bulan Ramadhan

Permalasahan keduanya memang sudah berlangsung cukup lama. Namun, sebelum proses pemakaman itu terjadi, pihak kecamatan setempat telah sempat mempertemukan wanita tersebut dengan pihak keluarga almarhum.

Jadi, sebelum penguburan jenazah itu memang sudah di lakukan perundingan di Kantor Kecamatan Laguboti. Makanya mereka pun kini bingung kenapa sampai ada penghambatan lagi, sebutnya.

Usai aksi tersebut, AKP Bungaran mengaku jika pihaknya langsung mengerahkan sejumlah personel guna mengondusifkan kondisi di lokasi. Alhasil, pemakaman tersebut akhirnya baru bisa di lakukan pada malam hari.

https://118.107.238.76/promotions.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *