Penggerebekan Sabung Ayam Mengakibatkan 1 Polisi Meningggal di Filipina

Penggerebekan Sabung Ayam

Penggerebekan Sabung Ayam  – Pertama kalinya seorang polisi yang tewas karena diserang oleh ayam jantan saat penggerebekan sabung ayam ilegal di Provinsi Samar Utara, Filipina.

Letnan Christine Bolok terkena pisau taji yang dipasang pada kaki ayam yang sedang berlaga. Pisau setajam silet tersebut melukai paha sebelah kiri tepatnya arteri besar pahanya. Polisi tersebut sempat dibawa ke rumah sakit. Akan tetapi sudah dinyatakan meninggal setelah tiba di rumah sakit terdekat.

JUDI SLOT ONLINE TERBAIK

Menurut beberapa laporan, Rabu (28/10) Kepala Polisi Provinsi, Kolonel Arnel Apud mengatakan pada kantor berita AFP. Kejadian itu sangat “tidak menguntungkan” dan menyebutnya sebagai “nasib buruk yang sampai saat ini belum bisa di jelaskan”.

“Saya tidak percaya ketika pertama kali dilaporkan kepada saya. Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun saya sebagai polisi saya kehilangan seorang anggota karena taji ayam aduan,” jelasnya.

Pada sebelumnya, sabung ayam memang dilarang selama pandemi Covid-19. Dan hanya diperbolehkan di lokasi berlisensi pada hari Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal yang berlangsung maksimal tiga hari, menurut berita pemerintah The Philippine News Agency (PNA).

Saat ini sudah ada tiga orang telah ditangkap beserta tujuh ayam jago aduan, dua set taji serta uang 550 Peso Filipina atau sekitar Rp. 167.000 disita, dan tiga tersangka lainnya dalam pencarian.

Sama seperti di Indonesia, sabung ayam ini sangat populer di Filipina dan biasanya menarik banyak orang untuk bertaruh dan melakukan perjudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *